Tips & Advice Balita

Bulan Ramadan Tiba! Tingkatkan Rasa Kepedulian Si Kecil di Usia Emasnya Melalui 3 Cara Berikut

Usia emas anak atau yang umum disebut golden age adalah waktu atau masa penting untuk mengembangkan dan mengoptimalkan perkembangan serta pertumbuhan si kecil. Pada usia emas anak, seorang anak mampu menyerap lebih cepat setiap rangsangan yang masuk ke otak. Dalam usia golden age anak, si Kecil mampu menghafal beberapa informasi sekaligus seperti perbendaharaan kata, bunyi-bunyian, dan nada.

Hal-hal di atas dapat terjadi karena perkembangan syaraf-syaraf pada otak si Kecil sedang dalam masa yang pesat. Perkembangan otak pada usia 0-8 tahun sangat cepat dan berubah dalam kapasitas besar. Ada baiknya orang tua memberikan nutrisi yang baik pada saat rentang usia tersebut untuk mengoptimalkan perkembangan otak si Kecil.

Namun, tidak hanya kecerdasan otak atau IQ si Kecil yang perlu di optimalkan. Ibu juga perlu mengoptimalkan rasa kepedulian atau EQ si Kecil selama usia emas anak. Menurut studi yang dilakukan oleh N. El Semberg dan P.A. Miller (1987), kemampuan sosial anak sangat dipengaruhi oleh rasa kepedulian atau empati mereka.

Oleh karena itu, sangat penting bagi Ibu untuk memerhatikan kecerdasan emosi atau EQ si Kecil. Berikut beberapa cara meningkatkan rasa kepedulian si Kecil yang bisa Ibu lakukan:

Tunjukan Rasa Sayang Ibu kepada Si Kecil

Salah satu cara untuk meningkatkan rasa kepedulian si Kecil di usia emas anak adalah dengan cara menunjukkan contoh rasa sayang dan simpati pada si Kecil. Ibu bisa mulai menunjukan rasa simpati Ibu dengan cara melakukan lebih banyak kegiatan amal selama Ramadan. Misalnya, dengan membagi-bagikan takjil dan makanan bulan puasa kepada orang-orang yang membutuhkan.

Jangan lupa ajak si Kecil. Walupun ia belum bisa membantu banyak seperti membawakan atau membagikan takjil, namun, si Kecil bisa belajar untuk peduli dengan sesama. Selanjutnya, Ibu bisa memberikan pengertian pada si Kecil bahwa di sekitarnya masih banyak anak yang membutuhkan bantuan karena kondisi hidup yang masih sangat kekurangan.

Dengan mengenalkan dan memberikan pengertian pada si Kecil, tingkat rasa kepedulian si Kecil terhadap sesama diharapkan ikut meningkat.

Mengajarkan Si Kecil untuk Lebih Mandiri

Cara untuk meningkatkan rasa kepedulian si Kecil di usia emas anak yang kedua adalah dengan cara mengajarkan si Kecil untuk lebih mandiri. Menurut sebuah studi yang dilakukan oleh Landy, S., Ibu bisa mengajarkan tanggung jawab dan kedisiplinan pada si Kecil pada usia 2 tahun dengan cara mengajarinya membereskan mainannya sendiri”.

Latih kemandirian si Kecil dengan cara membiasakannya untuk membantu Ibu atau para asisten rumah tangga untuk membereskan mainannya setiap selesai bermain. Ungkapkan terus-menerus bahwa tindakan membantu Ibu atau para asisten rumah tangga adalah suatu tindakan yang baik dan termasuk kegiatan menolong orang lain. Dengan begitu, rasa kemandirian, juga kepedulian si Kecil, bisa terbangun.

Cara lain yang bisa dilakukan, khususnya pada saat bulan Ramadan, adalah mengajak si Kecil membantu proses memasak takjil atau makanan bulan puasa yang akan dibagikan kepada tetangga. Selama proses itu, Ibu secara konsisten bisa terus menerangkan tujuan dari tindakan tersebut, yaitu bahwa makanan itu akan menolong dan menjadi berkah bagi orang-orang yang kurang mampu.

Mengajarkan Si Kecil Tanggung Jawab

Cara untuk meningkatkan rasa kepedulian si Kecil di usia emas adalah dengan mengajarkan tanggung jawab. Dengan rasa tanggung jawab yang tinggi, si Kecil diharapkan akan merasa ‘terpanggil’ dan berempati sehingga merasa bertanggung jawab juga untuk membantu atau lebih peduli kepada orang lain.

Untuk melatih tanggung jawab, mulailah dari hal-hal kecil. Misalnya, memberikan jam tidur pada si Kecil, jika si Kecil melanggar dan mengantuk, Ibu bisa memberikan pengertian bahwa setiap pelanggaran akan mengakibatkan dua konsekuensi, yaitu konsekuensi alami dan logika. Biarkan si Kecil melihat dan merasakan sendiri konsekuensi akibat perbuatannya sendiri, selama hal itu tidak berbahaya baginya.

Contoh lain, ajarkan si Kecil untuk menghabiskan makanan sahur atau buka puasanya. Bila tidak dilakukan, Ibu bisa menjelaskan padanya bahwa makanan tersebut bisa tersedia di piring berkat bantuan dan jerih payah banyak orang, seperti petani yang menanam padi atau asisten rumah tangga yang sudah memasak.

Itulah beberapa cara untuk meningkatkan rasa kepedulian si Kecil selama periode usia emasnya. Selain beberapa cara di atas, dukung juga pertumbuhan otak dan fisiknya dengan menyiapkan nutrisi yang optimal. Salah satu caranya adalah dengan memberikan susu dengan kandungan Omega-3 dan Omega-6 seperti Bebelac 4. Selain Omega-3 dan Omega-6, Bebelac 4 juga dilengkapi 13 vitamin dan 9 mineral untuk memenuhi kebutuhan gizi harian si Kecil, serta FOS: GOS untuk menjaga kesehatan saluran cerna si Kecil.