Alternate Text
Tips & Advice 0-6 Bulan

Tips dan Cara Mengatasi Bayi Menangis

Begitu banyak kebiasaan dan tingkah laku si kecil yang mungkin membuat Ibu takjub dan memutar otak. Salah satunya adalah tangisan bayi yang tak jarang membuat Ibu cemas, bahkan panik. Saat ini terjadi, coba periksa kondisi bayi untuk mengetahui penyebab tangisan. Setelah penyebabnya selesai diatasi, Ibu tetap harus punya trik khusus lho untuk menenteramkan si Kecil.

Berikut tips praktis untuk menghentikan tangisan bayi.

Gendong

Biasanya, ini cara paling ampuh untuk membuat bayi merasa tenang. Sangat dimaklumi, bayi memang sangat butuh perhatian dan kasih sayang ekstra.

Cobalah gendong bayi dalam posisi tegak lurus dengan perut menempel di dada Ibu. Tepuk-tepuk punggungnya dengan lembut. Ibu juga bisa membawanya berjalan-jalan mengelilingi ruangan atau ke ruangan lain. Bisa juga dengan cara meletakkannya di kereta bayi dan dorong perlahan-lahan dengan hati-hati.

Jika kondisi Ibu tidak memungkinkan untuk menggendongnya sambil berjalan, letakkan si Kecil di lengan, sementara Ibu duduk di kursi goyang, sehingga goyangan yang lembut akan menenangkannya.

 

Usap atau Tepuk-Tepuk dengan Lembut

Beberapa bayi dapat ditenangkan hanya oleh sentuhan tanpa harus menggendongnya. Ibu bisa mencoba cara menenangkan dengan menepuk pantatnya atau mengusap punggungnya, sambil bersenandung lembut.

Kadang, beberapa bayi juga punya kesukaan unik untuk diusap pada bagian tertentu dari tubuhnya, misalnya pipi, daun telinga, ubun-ubun, dsb. Asal Ibu memperhatikan kebiasaannya, pasti Ibu akan tahu jenis usapan yang dapat membuatnya nyaman.

 

Beri Sesuatu untuk Dihisap

Mengisap adalah salah satu insting dasar seorang bayi. Tak heran, umumnya bayi menjadi tenang dengan mengisap. Berilah bayi Ibu, mainan khusus untuk digigit atau bimbing bayi menemukan jari-jemarinya untuk dimasukkan ke mulutnya atau dengan cara menggunakan jari kelingking Ibu yang sudah dibersihkan untuk diisap. Jika Ibu menyusui ASI, cara ini juga ampuh lho untuk meredakan kegelisahannya.

 

Alihkan Perhatiannya

Ibu dapat mengalihkan perhatiannya dengan memperlihatkan sesuatu yang menarik sehingga bayi lupa pada tangisannya. Gambar warna-warni atau mainan aneka bentuk dan warna akan membuat bayi terpesona. Cermin juga bisa digunakan. Bayi akan senang melihat wajahnya sendiri.

Selain itu, bayi juga suka bunyi dan cahaya. Tak ada salahnya memiliki mainan bayi yang mengeluarkan efek suara dan cahaya. Biasanya, perhatiannya akan langsung teralihkan dan ia lupa akan tangisannya.

 

Tunggu Amarahnya Reda

Kadang, ada saatnya si kecil menangis keras dan sulit dihentikan. Kondisi ini memang sangat mungkin terjadi jika bayi Ibu sedang sangat marah atau frustrasi karena perasaan tidak nyaman. Bahkan jika dia tak senang duduk di kursinya, masalah tidak akan terselesaikan hanya dengan memindahkan dan mengangkatnya.

Jika ini terjadi, cobalah untuk rileks menghadapinya ya, Bu. Jangan terpaku untuk menghentikan tangisnya jika Ibu tak menemukan hal serius atau sesuatu yang salah. Tunggu saja sampai kemarahannya reda. Setelah amarahnya reda, beri kata-kata yang menyejukkan dan buat si Kecil asyik dengan mainan penuh warna.


Terkadang, rangkulan dan gendongan juga akan menenteramkannya, hingga akhirnya ia tertidur lelap usai menangis. Tak usah khawatir, selama bayi Ibu sehat, tangisan bayi pasti akan reda juga bila ditangani dengan kasih sayang Ibu. Selain mengerem kemarahannya, kasih sayang Ibu juga membuat bayi merasa aman dan disayangi.

 

Just be patient, Mom.