Alternate Text
Tips & Advice Balita

Sebelum dan Sesudah Imunisasi


Pemberian imunisasi merupakan salah satu upaya untuk menjaga kesehatan dan meningkatkan daya tahan tubuh si Kecil. Tapi, sering kali Ibu cemas dengan efek yang ditimbulkan setelahnya. Benarkah si Kecil harus mendapatkan persiapan khusus menjelang pemberian imunisasi?


Imunisasi sebenarnya dilakukan untuk memberikan untuk perlindungan kepada si Kecil terhadap berbagai kemungkinan kontaminasi penyakit. Tujuannya tentu saja untuk memberikan kekebalan terhadap penyakit tertentu dan mencegah serta mengurangi efek buruk penyakit tersebut ke tubuh.


Sebenarnya , adakah persiapan khusus seperti mengkonsumsi vitamin tertentu yang harus diberikan sebelum pemberian imunisasi? Jawabanya, tidak ada hal khusus yang harus Ibu lakukan menjelang imunisasi. Cukup pastikan kondisi kesehatan anak baik dan optimal. Salah satu caranya adalah menjaga nutrisi makanan si Kecil, agar daya tahan tubuhnya tetap kuat.


Simak penjelasan yang diberikan oleh DR. dr. Rini Sekartini, SpAK dari IDAI Jaya mengenai hal-hal yang perlu dilakukan sebelum dan sesudah pemberian imunisasi:


Pastikan Kondisi Bayi Optimal Setiap Sebelum Imunisasi

Setiap kali akan dilakukan imunisasi petugas kesehatan atau dokter akan melakukan wawancara kepada orangtua mengenai kondisi anaknya. Pemeriksaan badan juga harus dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan dan mencari tahu apakah anak sakit atau tidak. Pada keadaan sakit ringan seperti batuk, pilek atau diare, imunisasi tetap dapat dilakukan dan penyakit yang diderita anak diobati. Pemberian imunisasi dalam keadaan sakit ringan tidak akan mempengaruhi pembentukan kekebalan tubuh atau antibodi.


Jika si Kecil Sedang Sakit, Obati Dulu Penyakitnya


Bila kondisi si Kecil tidak memungkinkan untuk mendapat imunisasi sesuai jadwalnya, hal itu tidak akan jadi masalah. Anda dapat memberikan obat terlebih dahulu dan menunggu kesehatan si Kecil untuk sehat kembali. Setelah anak sembuh segera bawa ke dokter untuk diberikan imunisasi. Jika Anda terlambat memberikan imunisasi dari jadwal yang sudah ada atau tidak teratur, pemberian imunisasi berikutnya tidak perlu diulang kembali dan bisa diteruskan sesuai jadwalnya.


Berikan Istirahat Setelah Imunisasi


Setelah pemberian imunisasi, si Kecil bisa saja mengalami Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) seperti demam, rewel, sering menangis atau timbul pembengkakan di tempat suntikan yang disertai ruam kemerahan. Bila ia mengalami keadaan di atas, sebaiknya ajak ia untuk beristirahat.


Jenis Imunisasi Tertentu Dapat Menyebabkan Demam


Beberapa jenis vaksin dapat memberikan KIPI seperti demam. Jenis vaksin tersebut adalah DPT, Campak, Hib. Biasanya demamnya bisa ringan atau tinggi. Pada keadaan demam, Anda dapat memberikan obat penurun panas atau melakukan kompres hangat.


Vaksin Sebaiknya diberikan Sesuai Jadwal Agar Imunitas Anak Optimal


Vaksin yang terlambat diberikan dapat dilanjutkan tanpa mengenal istilah hangus. Vaksin yang diberikan terlambat dapat tetap melindungi anak, walaupun tidak sebaik yang diberikan tepat waktu. Untuk mengejar keterlambatan, dapat digunakan vaksin kombinasi atau pemberian secara bersamaan. Dengan pemberian vaksin ini, si Kecil menjadi lebih nyaman.


Jadi, lakukan imunisasi secara teratur sesuai jadwal ya, Bu dan jangan lupa selalu berikan asupan nutrisi terbaik untuk kesehatannya.