cara melatih anak berjalan
Tips & Advice Balita

Begini Cara Melatih Si Kecil Berdiri dan Berjalan

Semua tahapan tumbuh kembang bayi sangat penting, salah satunya adalah berdiri dan berjalan. Umumnya, bayi akan mulai mampu untuk berdiri ketika berusia di atas 9 bulan. Bayi akan mulai berdiri dengan berpegangan di tembok atau pun tanpa pegangan.

Tahapan tumbuh kembang tiap bayi memang berbeda-beda, ada bayi yang dapat berjalan ketika usianya belum genap satu tahun dan ada juga bayi yang mulai lancar berjalan ketika usianya 14-15 bulan. Seorang anak yang mempunyai masalah karena faktor dirinya, lingkungan, dan aktivitas, akan memerlukan latihan khusus untuk melakukan itu semua.

Faktor yang Mempengaruhi Proses Berdiri dan Berjalan pada Anak

Proses bayi dapat berdiri dan berjalan adalah hal yang alamiah yang seharusnya memang terjadi untuk semua anak. Terdapat tiga faktor yang dapat memengaruhi proses berdiri dan berjalan pada anak, antara lain:

Faktor dari Anak

Salah satu faktor cara melatih anak berjalan adalah dari diri anak tersebut. Faktor tersebut terdiri dari beberapa bagian yang dapat memengaruhi proses berdiri dan berjalan. Hal yang pertama adalah keinginan anak tersebut untuk berjalan. Ketika anak telah menemukan keinginan tersebut, maka setelah itu orangtua baru tahu cara melatih anak berjalan yang harus dilakukan. Hal ini harus juga didukung oleh nutrisi yang baik, tubuh yang sehat dan bugar, serta kemampuan kognitif dan sensorik yang baik.

Hal yang kedua adalah anak sudah mempunyai persepsi untuk dapat berdiri dan berjalan. Anak tersebut sudah dapat memperkirakan arah, gerak, jarak, tempo, dan kecepatan yang harus diambil ketika akan berdiri atau berjalan. Setelah itu, anak sudah mempunyai pola gerakan yang baik dan memiliki keseimbangan yang baik.

Faktor Lingkungan

Faktor lingkungan harus mendukung agar orangtua dapat mudah menemukan cara melatih anak berjalan. Pada faktor ini, pola asuh sangat berpengaruh. Kondisi lingkungan yang mendukung agar anak dapat berdiri dan berjalan akan membuatnya lebih bersemangat untuk belajar. Selain itu, jagalah keamanan di sekitar anak agar ketika jatuh tidak terbentur atau terpeleset yang bisa menyebabkan trauma.

Faktor Aktivitas

Faktor ini juga dapat memengaruhi perkembangan anak untuk berdiri dan berjalan. Anak yang terlalu banyak digendong atau duduk mungkin saja akan mengalami keterlambatan untuk melakukan hal tersebut. Anak harus didorong sesuai dengan usianya, yaitu ketika usia 9 bulan sudah berdiri dan ketika usia 12 bulan sudah berjalan. Jika semua sudah sesuai, niscaya anak ibu akan berjalan di waktu yang tepat.

Cara Melatih Anak Berjalan

Lalu, bagaimanakah cara melatih anak berjalan. Cara-caranya adalah sebagai berikut:

1. Melatih Berdiri

Salah satu cara melatih anak berjalan adalah dengan membuatnya terbiasa berdiri. Ketika bayi telah memasuki usia 9 bulan, ia akan merangkak dengan cepat dan sudah berusaha berdiri dengan bantuan benda di sekitarnya. Ibu dapat membantunya untuk berdiri sendiri dengan cara memegangnya sebentar lalu biarkan ia berdiri sendiri. Ketika anak terjatuh, bantulah untuk berdiri dan mencoba kembali.

2. Memijat Kaki Bayi

Cara melatih anak berjalan lainnya yaitu dengan memijat kakinya. Hal ini akan membuat otot-otot pada kaki bayi menjadi terangsang dan pembuluh darah menjadi lancar, sehingga persendiannya lancar. Ibu dapat melakukannya setiap saat, yaitu dengan memijat bagian telapak, betis, dan pangkal paha secara perlahan menggunakan ibu jari. Ibu dapat melakukannya tiap pagi atau sore hari.

3. Menuntun Bayi untuk Berjalan

Menuntun tangan bayi sambil berjalan dapat menjadi cara melatih anak berjalan. Ibu dapat menuntunnya berjalan dengan memegang kedua tangannya, lalu lepaskan apabila sekiranya ia sudah dapat menahan beban tubuhnya. Walau begitu, ibu harus selalu waspada dengan menjaganya dari belakang ketika terjatuh.

Itu lah cara melatih anak berjalan. Lakukan hal tersebut berulang kali, maka anak ibu akan berjalan tepat waktu. Hal yang paling penting adalah keamanan si bayi ketika belajar untuk berdiri atau berjalan.