Tips & Advice 0-6 Bulan

Pentingnya Memantau Pertumbuhan Si Kecil

Setelah bayi Anda lahir, hal yang perlu Anda lakukan adalah memantau pertumbuhan Si Kecil dengan memantau kondisi berat badan dan lingkar kepala pada beberapa bulan pertama kehidupannya.

Dokter Rouli Nababan, Sp.A, seorang spesialis anak dari Kiddie Care Centre, Sunter, saat diwawancarai oleh Mother & Baby mengatakan, kesehatan Si Kecil memang bisa dilihat melalui 3 faktor, yaitu perkembangan berat dan tinggi badan, serta lingkar kepala bayi.

Perkembangan berat dan tinggi badan, serta lingkar kepala Si Kecil harus sama-sama dipantau, apakah pertumbuhannya sesuai dengan idealnya. Sebagai acuannya, pertumbuhan bayi ini bisa terbaca melalui grafik kurva pertumbuhan bayi sebagai patokan. Jadi, semua faktor itu harus disesuaikan, jelasnya saat diwawancarai via telepon.

Ia menambahkan, berat dan tinggi badan bayi sangat terkait dengan kesehatannya. Kedua faktor ini juga terkait dengan pemenuhan gizi Si Kecil. Itu sebabnya, kedua faktor tersebut harus proporsional, berat dan tinggi badan Si Kecil harus sesuai satu sama lain dan sesuai dengan kurvanya. Tidak boleh berlebihan atau kurang. Sementara itu, lingkar kepala terkait dengan perkembangan jaringan otak untuk Si Kecil. Pengukuran lingkar kepala pun memiliki patokan melalui kurva pertumbuhan yang harus diukur berkala setiap bulan. Pertumbuhan ukuran lingkar kepala seorang anak ini sebenarnya berbeda-beda, tetapi jika setiap bulan pertumbuhan lingkar kepalanya selalu mengalami kenaikan sesuai kurva, pertumbuhan lingkar kepala masih dianggap normal.

Pertumbuhan lingkar kepala ini seiring dengan berkembangnya jaringan otak. Pertumbuhan ini akan terjadi maksimal hingga Si Kecil menginjak usia 3 tahun, karena itu usia ini disebut masa keemasan, tambah dr. Rouli.

Para ibu juga harus mewaspadai setiap perubahan drastis yang terjadi pada perkembangan Si Kecil. Jika ada penambahan atau penurunan drastis yang tidak sesuai kurva pada berat badannya, perlu diperhatikan apakah ada infeksi atau penyakit lain. Termasuk juga lingkar kepala yang berhubungan dengan otak. Jika ada kenaikan drastis pada lingkar kepala yang tidak sesuai dengan kurva, harus diwaspadai juga kemungkinan adanya infeksi, rubella, hingga risiko hidrosefalus dan penyakit bawaan lainnya.

Namun, ia mengingatkan para ibu bahwa berat, tinggi, maupun ukuran lingkar kepala masing-masing bayi memang berbeda-beda karena berbagai faktor, termasuk genetik. Karena itu, yang bisa menentukan ukuran tersebut ideal atau tidak adalah grafik kurva pertumbuhan berat, tinggi badan, dan ukuran lingkar kepala.

Semua harus menyesuaikan grafiknya sebagai patokan. Para ibu harus aktif menanyakan perkembangan anaknya dengan dokter saat pemeriksaan rutin. Ibu juga harus lebih banyak konsultasi pada dokter apa saja gizi dan stimulasi yang harus dicukupi untuk Si Kecil. Idealnya, untuk bayi usia 0-1 tahun Ibu perlu memantau perkembangan Si Kecil setiap bulannya, tambahnya.