Alternate Text
Tips & Advice 13-28 Minggu

Mengenal Scan Kehamilan

Sebagian ibu hamil menganggap bahwa scan kehamilan dilakukan hanya untuk mengetahui jenis kelamin bayi. Padahal, pemeriksaan kehamilan dengan ultrasonografi sangat beragam jenis dan fungsinya. Dengan rutin melakukan pemeriksaan USG, calon ibu dapat mengetahui tumbuh kembang janin dari minggu ke minggu serta memprediksikan kapan sang calon buah hati akan terlahir ke dunia.

Tahapan Scan Kehamilan

Pemeriksaan kehamilan dengan USG dibagi menjadi tiga tahapan, yaitu:

1)      Pemeriksaan pada trimester pertama, berfungsi untuk melihat adanya kemungkinan penyebab keguguran serta mengetahui apakah bayi kembar atau apakah ada kelainan pada bentuk kepala janin.

2)      Pemeriksaan pada trimester kedua, pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui perkembangan  bentuk jantung janin dan sistem saraf pusatnya.

3)      Pemeriksaan pada trimester ketiga, dilakukan untuk pemeriksaan yang berhubungan dengan persalinan. Misalnya, apakah tali pusat menempel dengan baik pada plasenta dan jenis persalinan apa yang sesuai dengan kehamilan.

Jenis Scan Kehamilan

  • Dating Scan, pemeriksaan ini biasanya dilakukan pada trimester awal. Beberapa kegunaan scan jenis ini untuk mengetahui (1) usia bayi Ibu; (2) lokasi kehamilan; (3) kelangsungan hidup janin; (4) apakah ada kelainan seperti anencephaly dan lainnya; (5) apakah terdapat lebih dari satu bayi; (6) mengetahui korionisitas pada kehamilan kembar; (7) diagnosa kehamilan molar;

 

  • Screening Scan, pemeriksaan scan ini dilakukan pada usia kehamilan 18 – 22 minggu yang bertujuan untuk mengetahui anatomi janin dan letak plasenta.

 

  • Growth Scan, scan jenis ini dilakukan hanya bila ada kekhawatiran pada tumbuh kembang bayi untuk memastikan bayi Ibu tumbuh sehat.

 

  • Nuchal Translucency Scan (NT Scan), scan jenis ini biasanya hanya dilakukan pada wanita hamil berisiko tinggi atau berusia di atas 35 tahun. Kegunaannya untuk mengetahui apakah bayi Ibu mengalami Down’s Syndrome atau kelainan kromosom lainnya. Saat terbaik melakukan scan ini adalah pada usia kehamilan 11 minggu - 14 minggu agar hasilnya lebih akurat.

 

  • USG 2D, 3D dan 4D, pada dasarnya pemeriksaan USG memiliki fungsi yang sama. Pada USG 2D hanya menggunakan dimensi panjang dan lebar. Janin tampak samar-samar seperti bayangan, namun gerakannya terpantau di layar monitor. Pada USG 3D tampilan yang muncul mirip aslinya. Ibu hamil juga dapat melihat kondisi janin dari berbagai posisi yang berbeda. Adapun USG 4D memiliki kualitas gambar yang lebih detail dan akurat karena janin yang dipantau terlihat lebih nyata. Ibu hamil dapat melihat janin lebih jelas. Bahkan, aktivitas bayi dalam rahim pun dapat dilihat, misalnya saat janin sedang tidur, menghisap, mengerjapkan mata, menguap atau memainkan jari.

 

Cara Membaca Hasil USG

Berikut ini beberapa istilah umum untuk mempermudah Ibu membaca foto hasil USG:

  • HC atau Head Circumference, ukuran lingkar kepala bayi
  • AC atau Abdominal Circumferencial, ukuran lingkar perut bayi
  • FL atau Femur Length, ukuran panjang tulang paha bayi
  • BPD atau Bi Parietal Diameter, ukuran tulang pelipis kiri dan kanan bayi
  • AFI atau Amniotic Fluid Index, perkiraan volume cairan ketuban
  • EFW atau Estimated Fetal Weight, perkiraan berat bayi
  • EDD atau Estimated Date of Delivery, perkiraan tanggal ibu melahirkan/persalinan.
  • FHR atau Fetal Heart Rate, frekuensi jantung bayi

 

Amankah melakukan USG?

Sebagian ibu mungkin khawatir jika terlalu sering melakukan pemeriksaan USG dapat membahayakan janin. Ternyata hal ini sama sekali tidak benar. USG tidak menggunakan radiasi, jarum suntik, cairan atau obat-obatan yang dimasukkan ke tubuh. USG adalah pemeriksaan menggunakan gelombang suara yang dipantulkan untuk membentuk gambaran bayi di layar komputer. Jadi, USG aman untuk ibu dan janin.

Tips Melakukan Pemeriksaan USG

  1. Sebelum pemeriksaan USG, minumlah lebih banyak. Hal ini agar mendorong uterus ibu ke depan sehingga gambaran di dalam rahim tampak lebih jelas dan memudahkan pengamatan dokter.
  2. Kenakan busana yang longgar dan praktis agar mudah melakukan pemeriksaan.
  3. Mintalah hasil pemeriksaan USG untuk dokumentasi jika dibutuhkan.
  4. Saat layar menunjukkan gambar janin, jangan ragu bertanya tentang kehamilan dan kondisi janin pada dokter.