Alternate Text
Tips & Advice 1-12 Minggu

Tips Mengatasi Emosi Tidak Stabil Selama Kehamilan

Buat Diri Ibu Merasa Nyaman

Jika Ibu mungkin mengalami perasaan jenuh dan lelah menghadapi kehamilan, itu hal wajar! Perubahan hormon, bentuk tubuh, hingga perhatian orang sekitar yang hanya terfokus pada kehamilan memang membuat Ibu merasa kehilangan diri Ibu yang sebenarnya. Belum lagi kurang tidur akibat bolak-balik ke belakang. Semua pasti membuat Ibu merasa lelah dan emosional.
Banyak Ibu merasa bersalah merasakan berbagai perubahan emosi tersebut. Mereka berpikir bahwa seharusnya mereka bahagia menjalani kehamilan. Tak usah cemas dan terbebani, Bu. Banyak Ibu mengalami hal serupa. Kondisi ini sangat normal terjadi pada Ibu hamil.

Cobalah untuk mengatasi kondisi ini dengan tidak membiarkan hanyut dalam gelombang emosi yang naik turun. Lakukan hobi yang dapat membuat Ibu merasa relaks dan nyaman. Bisa jadi, sekedar mengganti model rambut ke salon, nonton bioskop, mandi air hangat, atau hal-hal kecil lain yang dapat menyenangkan hati Ibu.

Jangan Hanya Memendam Perasaan

Stres memang kerap melanda setiap Ibu hamil. Beban pikiran berlebih seringkali menjadi penyebab utamanya. Banyak Ibu cemas tentang bagaimana kehadiran bayi berpengaruh pada hubungan suami istri, kehidupan sosial, bahkan penampilan dan kesehatan Ibu.

Jangan biarkan semua beban pikiran tersebut mengganggu kebahagiaan Ibu. Cobalah untuk berbagi cerita dan kekhawatiran dengan orang-orang terdekat Ibu, seperti suami, orang tua, adik/ kakak, atau sahabat. Selain dapat membantu mengurangi beban, bercerita juga dapat membuat orang di sekitar memahami perasaan Ibu.

Jangan lupa, suami Ibu selalu ada untuk menjadi teman dan pendengar setia bagi Ibu. Banyak berbagi cerita dengannya juga dapat mempererat ikatan batin Anda berdua.

Suasana Hati Memburuk Jelang Kelahiran

Setelah mencoba berbagai hal untuk menghibur diri, kenapa kok suasana hati justru terasa memburuk? Jika kondisi ini terjadi pada Ibu dan semakin parah menjelang kelahiran bayi Ibu, mungkin tak ada salahnya mencoba berkonsultasi juga dengan dokter kandungan.

Beberapa Ibu memang mengalami gangguan emosional yang cukup parah saat kehamilan. Bahkan, setelah bayi lahir atau sering disebut baby blues. Tenang saja, perasaan galau dan sedih itu sifatnya hanya sementara.

Meskipun berat, coba untuk tetap optimis menjalani kehamilan dan proses melahirkan nanti. Jika menurut Ibu dapat membantu, berkonsultasi dengan psikolog juga dapat Ibu coba. Selain itu, bergabung dengan komunitas Ibu hamil atau baby blues juga mungkin dapat membantu meringankan beban.