meningkatkan kecerdasan anak
Tips & Advice Balita

Tingkatkan Kecerdasan Anak dengan Bermain Musik

Bermain musik bisa jadi cara unik bagi orangtua yang ingin meningkatkan kecerdasan si buah hati. Menurut psikolog dari University of Zurich, Swiss, mempelajari alat musik bisa merangsang kecerdasan anak sekaligus meningkatkan kecerdasan intelektualnya (IQ).

Menariknya lagi, musik juga dapat menghasilkan rangsangan ritmis untuk indra pendengaran. Rangsangan ini akan diolah dalam sistem saraf tubuh dan kelenjar pada otak. Nah, sistem saraf di otak ini mengatur rangsangan ritmis tersebut ke dalam ritme tubuh, sehingga memengaruhi banyak hal untuk anak, termasuk kecerdasannya.

Makin Berprestasi dan Cerdas

Ada studi menarik mengenai hubungan musik dengan kecerdasan anak yang bisa kamu simak. Studinya berasal dari University of Amsterdam dan dipublikasi dalam Journal Fontiers in Neuroscience. Di sana para ahli  membagi siswa ke dalam tiga kelompok, yaitu kelompok yang menerima pelajaran musik, seni rupa, dan tidak menerima tambahan pelajaran apa pun. Coba tebak, pelajaran tambahan mana yang dapat meningkatkan kecerdasan anak?

Dari hasil riset tersebut para ahli menemukan hasil positif pada siswa yang mendapatkan tambahan pelajaran musik. Mereka yang bermain musik memiliki peningkatan keterampilan kognitif yang signifikan ketimbang siswa lainnya 

Ada juga pendapat lain yang serupa dari ahli saraf di Harvard University, AS. Menurut pakar tersebut, setelah getaran musik masuk ke jiwa melalui neuron di otak, jutaan neuron pun menjadi aktif. Neuron-neuron ini akan menyebar ke berbagai daerah di otak, termasuk pusat auditori di belahan kiri dan kanan. Di sinilah kaitan antara musik dan kecerdasan terjadi. Dengan bermain musik, keseimbangan otak kiri dan kanan akan terbangun dengan baik. Tak hanya itu, menurut sebuah riset dalam jurnal PloS One, bermain musik juga bisa membantu anak-anak yang memiliki kesulitan belajar, lho.

Merangsang Kemampuan Berbahasa

Dari banyaknya alat musik yang bisa kamu pilih untuk Si Kecil, piano termasuk salah satu yang istimewa. Menurut hasil studi yang dipublikasi dalam Proceedings of the National Academy of Sciences of the United States of America, piano bisa membangun keterampilan kognitif, termasuk kemampuan bahasa.

Menurut periset, paparan yang dihasilkan lewat bermain piano bisa meningkatkan pemrosesan suara yang luas. Menariknya, tak hanya dari segi musik, tapi juga bahasa. Para ahli di sana juga berhasil menunjukkan, pemrosesan belajar bahasa anak lebih mudah diserap dengan belajar piano. Kok bisa?

Ketika telinga anak anak sudah terlatih membedakan nada satu dengan yang lain, secara tak langsung mereka juga lebih mudah menguraikan perbedaan halus antara kata-kata yang diucapkan. Nah, menurut ahli hal ini merupakan elemen kunci untuk menguasai bahasa.

Studi di Proceedings of the National Academy of Sciences juga berhasil menguak hal lain. Di sana para ahli melihat tumbuh kembang anak TK berusia 4-5 tahun yang berbahasa mandarin. Lalu, para ahli membagi mereka dalam tiga kelompok. Pertama, kelompok yang mempelajari piano selama 45 menit tiap minggu, kedua tambahan pelajaran membaca, dan terakhir kelompok yang tak melakukan instruksi apapun.

Hasilnya ketiga kelompok itu menunjukkan perbedaan yang signifikan setelah enam bulan. Singkat kata, kelompok pertama mengungguli kelompok lain dalam kemampuan kognitif secara umum, termasuk IQ, ingatan, dan jangkauan perhatian.

Tak hanya itu saja, anak di kelompok pertama juga lebih mampu membedakan kata berbeda yang diucapkan hanya dengan satu konsonan. Dengan kata lain, pelajaran piano memengaruhi elemen penting dan kompleks dari pemrosesan bahasa. 

Nah, sudah tahu kan keistimewaan dari bermain alat musik bagi Si Kecil? Tunggu apa lagi, yuk ajak anak bermain musik untuk meningkatkan kecerdasannya.