Alternate Text
Tips & Advice 1-12 Minggu

Tips Mencegah dan Mengatasi Sistitis Saat Hamil

Semakin besar ukuran bayi, posisinya pun makin menekan beberapa organ tubuh sekitar perut Ibu. Salah satunya kandung kemih. Akibatnya, daya tampung kandung kemih berkurang dan Ibu menjadi lebih sering buang air kecil.

Saluran kandung kemih yang elastis dan melebar memang cenderung mempermudah masuknya bakteri ke dalam saluran tersebut. Akhirnya, terjadilah sistitis atau infeksi kandung kemih yang seringkali disertai gejala sebagai berikut:

  • Rasa nyeri, panas atau menyengat saat buang air kecil.
  • Sering kebelet buang air kecil tetapi urin yang keluar hanya sedikit.

Bagaimana cara mencegah dan mengatasi sistitis?

Jangan keburu panik ya, Bu. Sistitis bukan keluhan yang pasti terjadi pada semua Ibu hamil. Infeksi saluran kemih dapat Ibu cegah dengan melakukan beberapa tips ini:

  1. Usahakan segera buang air kecil setelah melakukan hubungan suami istri.
  2. Bersihkan kelamin dengan air dari arah depan ke belakang.
  3. Jangan menunggu sampai kebelet untuk buang air kecil ya, Bu. Kosongkan sama sekali kandung kemih setiap Ibu buang air kecil.
  4. Hindari mandi berendam terlalu lama dan sering agar daerah kemaluan tidak tercemar bakteri. Hati-hati menggunakan produk pewangi atau produk antiseptik.
  5. Pakai celana dalam katun dan hindari celana ketat.
  6. Banyak minum

Kalau sistitis terlanjur terjadi, jangan khawatir. Ibu dapat langsung mengkonsultasikan keluhan ini pada dokter kandungan. Selama diatasi dengan cepat, biasanya dokter cukup merekomendasikan pengobatan aman dengan antibiotik jangka pendek. Iringi dengan konsumsi air yang cukup agar rasa nyeri saat buang air kecil cepat mereda. Sabar ya, Bu, keluhan ini bisa cepat diobati kok!