Tips & Advice 1-12 Minggu

Mengenali Nyeri Perut pada Ibu Hamil

Mengenali Nyeri Perut pada Ibu Hamil

Nyeri perut pada Ibu hamil sangat beragam. Mulai dari nyeri perut biasa, sampai yang serius dan harus segera diatasi dengan pergi ke dokter.

Penyebab umum nyeri perut pada Ibu hamil adalah naiknya asam lambung, yang kadang disertai kembung dan mual. Kondisi emosional Ibu hamil yang tak stabil juga sering menimbulkan perasaan tegang menyerupai kram perut ringan. Gejala kram ringan yang sama akan terjadi juga saat ligamen di sekitar perut meregang. Selama nyeri hanya sejenak dan segera hilang, Ibu tak perlu khawatir.

Akan tetapi, waspadai bila muncul gejala lain seperti bercak darah, pusing, atau kram hebat yang terus menerus. Bisa jadi ini tanda serius gangguan pada kehamilan, seperti:

  • Pre-eklampsia – nyeri perut disertai dengan gejala-gejala lain seperti tekanan darah tinggi, mual, pusing Kehamilan ektopik – nyeri perut yang terasa berpindah-pindah di perut Ibu.
  • Saat plasenta tertanam dalam lapisan rahim. Keguguran – kram perut disertai perdarahan dari vagina.
  • Persalinan prematur – nyeri perut atau kram dengan diare, nyeri punggung dan   kontraksi pada usia kehamilan ke 20 minggu sampai 36 minggu.

Di akhir kehamilan, biasanya rasa nyeri sering terjadi tanpa ada masalah apa-apa. Hanya saja, karena Ibu yang paling mengenal tubuh Ibu sendiri, Ibu akan tahu kapan Ibu harus ke dokter. baik.