Tips & Advice 29-40 Minggu

Pilihan Proses Persalinan


Kehamilan adalah momen tak terlupakan. Apalagi, jika kehamilan Ibu berjalan lancar dan sehat, Ibu punya keleluasaan untuk menentukan dimana dan bagaimana akan melahirkan nanti. Tentunya, semua sebaiknya menyesuaikan dengan fasilitas dan layanan rumah sakit di sekitar tempat tinggal Ibu.


Selama memungkinkan, kami sarankan Ibu memilih klinik bersalin atau rumah sakit yang tak terlalu jauh dari tempat tinggal Ibu. Tujuannya, bila waktu melahirkan tiba, Ibu bisa segera dibawa ke rumah sakit dengan cepat dan mudah.


Klinik dan Rumah Sakit Bersalin


Secara teori, inilah tempat terbaik untuk melahirkan. Klinik/ rumah sakit bersalin adalah rumah sakit yang memiliki spesialisasi persalinan. Seluruh fasilitas persalinan biasanya tersedia lengkap di sini, mulai dari persalinan normal, caesar, hingga ruang ICU khusus bayi.


Biasanya, jenis rumah sakit ini juga didukung oleh jajaran dokter kandungan profesional dan berpengalaman. Semakin lengkap fasilitasnya, maka secara medis akan semakin aman bagi Ibu dan bayi. Terutama jika terdapat kondisi darurat (emergency) yang membutuhkan penanganan khusus.


Kelebihan lain dari rumah sakit khusus bersalin adalah minimnya resiko kontaminasi penyakit lain. Berbeda dengan rumah sakit umum, yang juga menerima perawatan pasien sakit lainnya.


Perencanaan Persalinan


Setelah menentukan rumah sakit tempat Ibu akan melahirkan nanti, mulai cari informasi lebih lanjut tentang fasilitas rumah sakit sesuai pilihan persalinan yang akan Ibu jalani. Termasuk juga jenis pilihan kamar, karena ini menentukan besaran biaya persalinan. Jangan lupa, libatkan suami dalam apapun keputusan Ibu.


Saat ini, terdapat beberapa pilihan persalinan yang dapat Ibu konsultasikan dengan dokter sejak kehamilan memasuki trimester kedua:


Persalinan alami


Persalinan alami adalah cara paling aman dan mudah untuk Ibu dan bayi Ibu. Proses penyembuhan kondisi fisik Ibu pasca persalinan alami biasanya juga lebih cepat. Namun, untuk menjalani proses persalinan alami, baik Ibu dan bayi harus dalam kondisi sehat. Ketika mendekati saatnya melahirkan, dokter akan memeriksa posisi bayi agar proses melahirkan berjalan aman.

 

Proses ini memang menimbulkan rasa sakit. Tapi sekarang kan banyak pilihan pereda sakit yang bisa Ibu diskusikan dengan dokter.


Operasi Caesar


Persalinan dengan operasi caesar atau dikenal juga dengan sebutan section caesarian akan menjadi pilihan dokter bila persalinan normal beresiko untuk Ibu dan bayi. Misalnya plasenta atau ari-ari menutup jalan lahir (plasenta previa) atau ibu mengidap pre-eklampsia / tekanan darah tinggi.


Masa pemulihan kesehatan Ibu setelah operasi caesar juga lebih lama dari persalinan alami. Ini disebabkan jahitan di area sekitar perut yang membutuhkan proses penyembuhan lebih lama.


Melahirkan Dalam Air


Meskipun masih banyak pro dan kontra, kini sejumlah Ibu mulai memilih proses persalinan dalam air atau waterbirth kini. Sejumlah teori menyatakan bahwa persalinan ini dianggap tidak menimbulkan stress atau trauma pada bayi karena mereka lahir di lingkungan yang serupa dengan suasana dalam rahim Ibu.


Bagi Ibu, persalinan ini juga mengurangi stress dan tidak terlalu membutuhkan pereda sakit. Jangan takut soal pernafasan bayi . Karena bayi belum mulai bernafas hingga mereka berada di udara terbuka.


Beberapa rumah sakit menyediakan bath-up, shower atau kolam jika Ibu memilih melahirkan dalam air.


Tapi sebaiknya, Ibu melihat dulu kesiapan semua fasilitas terkait water birth di rumah sakit Ibu. Termasuk pengalaman dokter kandungan Ibu dalam menangani persalinan dalam air.