Mom's Pedia 0-6 Bulan

Mengenal Lebih Jauh Mengenai Perkembangan Bayi Usia 2 Bulan

Dia Sudah Bisa Mengenali Ibu! Amazing!

 

Wow! Sekarang bayi Ibu sudah bisa membedakan suara-suara yang akrab dengannya, lho. Bayi Ibu juga menjadi pendengar yang lebih baik. Nah, karena Ibu adalah orang yang paling dikenalnya, dia akan sangat nyaman berada di dalam pelukan Ibu. Ia bisa jadi menangis bila dipegang dan digendong orang lain. Bayi Ibu juga sudah mulai senang menggerakkan tangannya bila sedang gembira atau bersemangat, dia juga mulai senang menghisap jari atau jempolnya.

 

ASI untuk Si 2 Bulan

 

Bagi Ibu yang menyusui ASI untuk bayinya, Ibu harus melakukannya sesering yang bayi Ibu inginkan. Kenali tanda-tanda kapan ia menginginkan untuk menyusu. Jangan selalu menunggu sampai ia menangis, tanda lain ia mulai lapar ia akan mencecap bibirnya dan menirukan gerakan menghisap. Jaga selalu makanan yang Ibu makan, jangan terlalu menghitung kalori, diet sehat lebih dianjurkan untuk Ibu. Jika Ibu ingin kembali mendapatkan berat tubuh ideal, lakukan secara bertahap agar tidak mengganggu kesehatan Ibu dan bayi.

Masalah pada pencernaan sering muncul pada bayi, kolik adalah salah satunya. Kolik bisa terjadi pada 1 dari 4 bayi yang berusia sangat muda (usia di bawah 5 bulan). Bayi yang kolik cenderung untuk menangis terus menerus sepanjang hari. Memang meresahkan, tapi Ibu bisa tetap tenang karena bayi tidak akan memiliki masalah lanjutan setelah koliknya berhenti. Yuk, cari tahu bagaimana caranya menenangkan bayi yang menderita kolik di artikel kami tentang bayi yang kolik.

 

Tahukah Ibu?

 

Bayi 2 bulan mengalami perkembangan dari kepala hingga ujung kaki. Otot-otot lehernya sudah mulai lebih kuat untuk menopang kepala mereka. Perkembangan otot leher akan diikuti oleh punggung, dada, dan punggung bawah akan menjadi lebih kuat juga, kaki bayi Ibu adalah yang terakhir berkembang dibandingkan dengan bagian tubuh yang lain.

 

Hore, Dia Sudah Bisa Mengangkat Kepalanya!

 

Menginjak usia 2 bulan, bayi Ibu mulai bisa mengangkat kepalanya dan menoleh ke kiri dan ke kanan saat sedang tengkurap. Di minggu ke 6 atau 8, jika dia sudah benar-benar kuat, dia bahkan mungkin mampu mengangkat kepalanya sedikit saat sedang berbaring terlentang. Saat Ibu menggendongnya, dia sudah bisa mengangkat kepalanya meskipun masih agak gemetar dan cuma sebentar. Jangan lupa ya Bu, untuk selalu menopang kepala bayi Ibu saat sedang menggedongnya.

 

Bayi Ibu Sudah Bisa Bersuara dan Tersenyum

 

Tentu saja bayi Ibu belum akan bisa berkomunikasi dengan kata-kata, tapi bayi 2 bulan sudah bisa mengeluarkan suara seperti menggumam dan berdengung lembut untuk bisa berkomunikasi. Suara favoritnya tentu saja suara Ibu! Saat ia mendengarnya, dia akan merespon dengan membuat jawaban suara. Meskipun kesannya seperti berbicara sendiri, Ibu bisa membantunya mengenali sekitarnya dengan mengajaknya berbicara. Dia bahkan akan menatap mulut Ibu saat Ibu sedang ‘ngobrol’ dengannya, dan sangat tertarik bagaimana mulut Ibu bisa mengeluarkan suara.

Bayi Ibu bahkan sudah bisa tersenyum. How lovely! Senyumnya adalah benar-benar senyum yang menunjukkan ia bahagia, bukan senyum refleks yang biasa terjadi saat ia sedang tertidur. Yuk, pancing dia untuk tersenyum lebih lebar dengan bermain bersama dan menggelitiki bayi Ibu.

 

Menghisap Jari dan Jempolnya

 

Si usia 2 bulan juga sudah mulai asik dengan jari-jemarinya dan mulutnya. Gerakan refleks untuk menggenggamnya sudah mulai berkurang di usia ini, tapi mereka sangat bersemangat bermain-main dengan tangannya. Bayi Ibu akan mulai senang menghisap jari-jarinya dan benda apa saja yang dipegangnya. Karenanya, jauhkan benda-benda yang dapat membahayakannya, dan jaga selalu kebersihan bayi Ibu.